SIDANG
PENGHUKUMAN
Jeritnya
luluh karena malu
Ribuan cibir
mengalun bak serdadu laskar di kala senja itu
Hasrat
bergejolak ingin menepis semua ragu
Namun luluh
melapuk bagai kembang layu
Lantaran
hakim memberi tiga ketukan palu
Derai air
mata mulai membasahi baju
Raga terpaku
bak patung batu
Dua algojo
beraksi memaksa sosok yang tersingkap di kursi benalu
Terdakwa tak
bersalah hanya bisa pasrah
Tak dapat
melawan hanya menahan amarah
Sidang senja
itu menjatuhkan talak salah
Lakon materi
menshahihkan tuduhan merah
Pengacara di
pihak yang katanya korban, mulai menyibak senyum merekah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar