Kamis, 30 April 2015



SIDANG PENGHUKUMAN

Jeritnya luluh karena malu
Ribuan cibir mengalun bak serdadu laskar di kala senja itu
Hasrat bergejolak ingin menepis semua ragu
Namun luluh melapuk bagai kembang layu
Lantaran hakim memberi tiga ketukan palu
Derai air mata mulai membasahi  baju
Raga terpaku bak patung batu
Dua algojo beraksi memaksa sosok yang tersingkap di kursi benalu
Terdakwa tak bersalah hanya bisa pasrah
Tak dapat melawan hanya menahan amarah
Sidang senja itu menjatuhkan talak salah
Lakon materi menshahihkan tuduhan merah
Pengacara di pihak yang katanya korban, mulai menyibak senyum merekah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar